Melalui kolom ini kami mengharapkan saran dan kritik dari pembaca untuk kesempurnaan Harian Umum Media Indonesia dan Media Indonesia Online (MIOL) agar semua yang kami sajikan berkenan di hati pembaca. Atas partisipasinya, kami mengucapkan banyak terima kasih.
Saran Anda | Rabu, 30 April 2008
Kepada Yang Terhormat,
Bapak DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Republik Indonesia
di Jakarta
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Dengan hormat,
Nama saya Suaeb Fahrizal, Umur 43 tahun, Alamat Jl. Kemayoran Utara No. 9, Jakarta Pusat, adalah salah satu Warga Negara RI yang sangat prihatin dengan kondisi negara pada saat ini.
Sekedar sumbang dan saran dari saya yang sangat sederhana ini mudah-mudahan akan menjadi pertimbangan Bapak untuk mengambil kebijakan, sebagai berikut :
1) Mengingat harga BBM Dunia akan semakin naik maka dari itu kita harus segera menghemat pemakaian BBM di dalam negeri dengan cara memberlakukan pemakaian kendaraan bermotor (mobil dan sepeda motor) dengan sistim genap ganjil (sehari nopol ganjil/sehari nopol genap) dengan cara seperti ini pemakaian BBM akan berkurang sekitar 50% dan akan mengurangi kemacetan lalulintas, diberlakukan serempak di seluruh Indonesia.
2) Memperketat pemberian izin pembelian mobil-mobil baru.
3) Membatasi umur pemakaian mobil/motor.
4) Mengevaluasi seluruh angkutan kota di setiap Ibukota Provinsi dan Kabupaten/Kota disesuaikan dengan kebutuhan penduduk.
5) Meningkatkan fasilitas angkutan umum/masal dan lebih selektif dalam memberikan izin usaha angkutan umum.
Demikian saran dan pendapat dari saya sebagai rakyat kecil yang ingin negara ini maju dan sejahtera seperti negara-negara dunia lainnya, sekalipun gagasan ini sudah sangat usang dan tidak populer mungkin akan menjadi salah satu pertimbangan Bapak.
Semoga Bapak dan Keluarga selalu dilindungi Allah Subhanahu wata’ala serta diberikan petunjuk dan kekuatan. Amien.
Saran Anda | Sabtu, 19 April 2008
Entahlah apakah kolom ini tepat atau tidak untuk menyatakan sedikit kelegaan saya ketika membaca MEGAPOLITAN tanggal 19 Maret 2008.
Akhirnya ada juga yang MENGETAHUI apa yang dialami TKI saat perpulangan. Paling tidak rasa gemes saya untuk mengungkapkan hal tersebut sedikit terwakili oleh sang penulis.
Tapi saat ini saya masih sedang menyusun sebuah novel kisah nyata berdasarkan apa yang saya alami sebagi KORBAN PEMERASAN SISTEMATIS tersebut.
Mudah-mudahan ada penerbit yang mau mengobati LUKA-LUKA saya dengan menerbitkan Novel tersebut.
2 kali waktu kepulangan dari luar negeri, saya hanya tersenyum penuh luka waktu membaca spanduk bertuliskan "Selamat Datang Pahlawan Devisa". Hem jika saja MURI mau memasukan dalam daftar keluarbiasaannya maka sepantasnyalah para TKI dicatat sebagai PAHLAWAN YANG WAJIB DITINDAS!
Sekali lagi, terima kasih kepada sang penulis Megapolitan tanggal 19 Maret 2008 yang telah sedikit mengobati 'luka' saya.
Saran Anda | Kamis, 13 Maret 2008
Reuni Akbar & 50 Tahun FH UNEJ
Sabtu 22 Maret 2008
08.00 - 16.00 - Temu Alumni, di Kampus Fakultas Hukum Unej
Kontribusi:
BRI Unit Kampus No. 0872-01-013673-53-2 a.n. Panitia HUT 50 Tahun FH UNEJ dan Temu Alumni, atau
Bank Mandiri Cabang Jember No. 143-00-0552565-2 a.n. Dr. Dominikus Rato, SH, M.Si/ R.A. Rini Anggraeni, SH, MH
Alamat Panitia
Jl. Kalimantan 37 Kampus Tegalboto, Jember 68121
Telepon (0331) - 335462 - 322808
Fax (0331) - 330482
First Secretary Singapore Embassy Singapore Embassy in Jakarta,
Saran Anda | Jum'at, 08 Februari 2008
Jakarta, 8 February 2008
I refer to the article carried in Media Indonesia Online on 4 February 2008 which reported Indonesian Defence Minister Juwono Sudarsono saying that Singapore had decided to abandon the Defence Cooperation Agreement (DCA) with Indonesia. Minister Juwono claimed that Singapore's Minister Mentor Lee Kuan Yew had described the bilateral Extradition Treaty (ET) as "illogical" and the Indonesian Government had interpreted this as a "de-facto" rejection by Singapore of both the ET and the DCA.
We are disappointed that Minister Juwono has continued to make such baseless statements which are completely untrue, despite numerous clarifications by the Singapore Government. Singapore has repeatedly pointed out that when Prime Minister Lee Hsien Loong agreed with President Susilo Bambang Yudhoyono to conclude the ET and DCA as a single package in October 2005, this was a collective decision of the Singapore Cabinet.
Singapore remains fully committed to the agreed and signed package of the ET and DCA. We understand that Indonesia might need more time, and will wait until Indonesia is ready to proceed with the package of agreements.
I would be grateful if you could publish this letter in full to keep your readers informed.
Yeo Tze Han
First Secretary
Singapore Embassy in Jakarta
Swasta Eijkman Oxford Clinical Research Unit, Bogor 16310
Saran Anda | Rabu, 29 Agustus 2007
Harga diri kita sebagai bangsa semakin terpuruk oleh sikap arogan Malaysia di semua sektor: olahraga, bisnis, pendidikan, ketenagakerjaan, dll. Sementara saat ini profil diplomatik kita terhadap Malaysia terlalu sopan tapi tidak efektif. Saya jadi ingat dan rindu dengan ketegasan ala Bung Karno: Ganyang Malaysia!
Mari kita "ganyang" bersama Malaysia dalam arti bersikap tegas dan tanpa kompromi dalam hal harga diri bangsa Indonesia.
Saran Anda | Selasa, 28 Agustus 2007
Sebaiknya MIOL membuat Editorial mengenai kasus pemukulan wasit karateka Indonesia oleh polisi Malaysia dan membuka diskusi dengan masyarakat untuk mengetahui reaksi masyarakat kita mengenai lemahnya pemerintah RI dalam menuntut keadilan bagi warganya di Malaysia. Untuk kesekian kalinya kita melihat betapa lemahnya pemerintah RI dalam mengambil tindakan keras terhadap Malaysia. Kebesaran Indonesia berkali-kali dibuktikan hanya melalui mulut tanpa ada tindakan keras yang membuat jera Malaysia. Kerjasama ASEAN ternyata hanya menguntungkan Malaysia secara sepihak. Bila masyarakat bertindak sendiri, maka makin tercoreng nama Pemerintah RI yang tidak mampu melindungi hak dan harga diri bangsa.
Saran Anda | Minggu, 29 Juli 2007
bagaimana tata cara pasang iklan lelang pengadaan barang dan jasa pemerintah di media indonesia
Tanggapan kami
Materi iklan dpt diemail ke lelangmediaindonesia@yahoo.co.id/ benny_setia@mediaindonesia.co.id dengan mencantumkan no. telepon contact person yang dapat dihubungi. Biaya iklan lelang: Rp. 5.271/mmk. Min. pemasangan 2 klm x 100 mm. Setelah email kami terima tim kami akan menghubungi Anda segera untuk konfirmasi ukuran dan biaya. Untuk konfirmasi iklan lelang silahkan hubungi Ibu Elsa/ Pak Hendra/ Ibu Puji no.(021) 5823224/ 5821348/ 58301904.
Mahasiswa Universitas Pasundan Bandung, Purwakarta
Saran Anda | Selasa, 24 Juli 2007
saya ingin menanyakan mengenai alamat pengiriman untuk artikel/opini ke media indonesia, baik lewat email/OL atau pun via pos apakah sama dengan pengiriman cerpen? dan apakah juga ada persyaratan tertentu mengenai subjek pengirim dlsb?
Tanggapan kami
Artikel/ opini dapat dikirim melalui email ke redaksi@mediaindonesia.co.id atau fax ke no. (021) 581 2102/06. Mohon cantumkan identitas diri Anda.
Saran Anda | Senin, 16 Juli 2007
Saya hanya ingin menanyatakan :
1. Bagaimana caranya mengirim cerpen atau puisi ke harian Media Indonesia
2. Apa saja syarat dan ketentuannya?
Terima Kasih
Tanggapan kami
Cerpen atau puisi dapat dikirim melalui email ke redaksi@mediaindonesia.co.id atau fax ke no. (021) 581 2102/06. Mohon cantumkan identitas diri Anda.
Pengabdian Masyarakat dan Kemanusiaan INDONESIA ROAD SAFETY INITIATIVE, Jakarta Barat
Saran Anda | Sabtu, 14 Juli 2007
"MERDEKA bukan untuk CELAKA"
Setiap kali membaca berita kecelakaan lalu lintas, hati kita selalu gundah. Bukan saja karena kecelakaan itu dapat tejadi pada diri kita sendiri. Tetapi yang membuat emosi kita terusik adalah bahwa kecelakaan itu terjadi dikarenakan oleh masalah sepele.
Dan yang membuat kita malu adalah bahwa kecelakaan seperti itu sudah pernah terjadi.
Tentu saja kita tidak rela jika harus kehilangan nyawa oleh penyebab yang remeh.
Bangsa Indonesia merdeka bukan untuk menderita kecelakaan.
Kita harus belajar dari kecelakaan itu supaya tidak terjadi lagi.
Jangan sia siakan kematian korban kecelakaan. Ambil hikmahnya dan pelajari kronologis peyebab kecelakaan. Jadikan mereka pahlawan bagi keselamatan kita.
Bangsa Indonesia merdeka bukan untuk menderita kecelakaan. Jangan sia siakan pengorbanan pahlawan perjuangan yang telah memerdekan negara ini.
Salam Selamat
Dahono
INDONESIA ROAD SAFETY INITIATIVE
Safety Or Die
www.safety.or.id
Saran Anda | Jum'at, 13 Juli 2007
Saya mohon informasi, bagaimana caranya untuk mendapat arsip cetakan koran MEDIA INDONESIA terbitan hari Senin tanggal 9 Juli 2007. Arsip ini kami butuhkan untuk keperluan dokumentasi pemasangan iklan.
Juga bagaimana cara untuk mengakses site pengumuman lelang nasional, saya udah explore situs MIOL tapi tidak ketemu link nya. Apakah harus mendaftar jadi pelanggan terlebih dulu dan membayar registrasinya? Sayang banget kalau harus bayar yah.
Demikian, saya tunggu kabarnya. Atas perhatian saya ucapkan terima kasih.
Tanggapan kami
Pak Charles,
Kami masih mempunyai stok koran yang Bapak butuhkan. Bapak bisa datang ke kantor Media Indonesia pada hari kerja untuk mengambil koran tersebut dengan membayar pengganti cetak sebesar Rp. 2000.
Untuk mengakses iklan lelang di MIOL Bapak tidak perlu mendaftar untuk jadi pelanggan. Banner iklan tersebut ada di bagian tengah dari tampilan MIOL. Bapak bisa langsung mengakses dan mencari iklan yang dibutuhkan berdasarkan tanggal terbit. Silahkan mencoba kembali.
Saran Anda | Selasa, 10 Juli 2007
Biang keladi gerakan separatis
Jika kita mencermati peristiwa yang terkait gerakan separatisme seperti pengibaran bendera organisasi RMS (Republik Maluku Selatan) di hadapan Presiden SBY di tengah-tengah acara puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XIVdi Ambon. Kemudian pengibaran bendera organisasi OPM (Organisasi Papua Merdeka) oleh sejumlah aktivisnya yang dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan Abepura, Papua, dalam rangka HUT OPM (1 Juli 1969-2007). Maka yang menjadi pertanyaan adalah mengapa gerakan separatis lahir?
Jika kita cermati akar masalah berbagai gerakan separatis di Indonesia seperti GAM di Aceh, RMS di Maluku dan OPM di Papua lebih disebabkan oleh ketidakadilan ekonomi yang dirasakan oleh rakyat di wilayah-wilayah tersebut akibat kegagalan Pemerintah dalam mensejahterakan rakyat.
Akar persoalan separatisme adalah ketidakadilan ekonomi yang dirasakan sebagian besar masyarakat. Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana cara menciptakan kesejahtraan dan keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia? Bisakah kita berharap pada sistem ekonomi kapitalis yang diterapkan Pemerintah?
Secara fakta justru yang menjadi biang keladi dari seluruh ketidakadilan yang dirasakan masyarakat adalah sistem ekonomi kapitalis. Seperti dalam kasus atau Contrac of Work Area yang ditangani Pemerintah Orba yang telah mengabaikan prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu jika pemerintah malah melanggengkan sistem ekonomi kapitalis yang terbukti hanya menguntungkan segelintir orang, tanpa mengganti sistem ekonomi yang lebih mampu menyelesaikan permasalahan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, maka kesejahteraan rakyat secara menyeluruh hanya impian belaka!
Untuk menjaga keutuhan NKRI maka Pemerintah harus mewaspadai setiap keterlibatan asing, terutama yang memanfaatkan gerakan-gerakan separatis di Tanah Air!
kontraktor tanjung perak nusa jaya, pt., pontianak
Saran Anda | Selasa, 10 Juli 2007
utk MIOL-nya akhir2 ini tdk dapat menarik untuk dibaca karena Pengumuman Pelelangan tidak memuat secara menyeluruh (kalimat Judul Pengumuman Pelelangan terpenggal) tidak sepertinya kemaren2 diawal-awal MIOL diterbitkan.
Mohon untuk dibenahi dahulu, mas. Contohnya MIOL hari ini tgl, 10 Juli 2007. Judul Pengumuman Pelelangan MIOL-nya kebaca separohnya, khan ngak menarik karena kita juga malas untuk melihat selanjutnya.
Jangan2 ini trik MIOL karena udah dapat pesanan sponsor, ya?...
trims,...
Tanggapan kami
Itu karena kami mengunakan format file gif. Untuk ke depannya kami akan kembali dengan format file jpg, sehingga judul tidak terpotong.
Saran Anda | Senin, 09 Juli 2007
saya merupakn korban penjebakan dari sms yang dilakukan oleh 9400,ketika sawa browsing di internet saya akan mencoba download game dan saya di minta masukan nomor HP,dan setelah diberi pasword dan saya masukan,ternyata saya sudah terigester di provider tersebut dan langsung mendapat 3 sms yang memtong pulsa saya Rp 6000,saya dah coba unscribe dan berhasil (mendapat konfirmasi dari 9400 bahwa saya berhasil unreg) tetapi besokdan sampai 3 hari kedepannya saya masih mendapat kriman sms, dengan info yang sama,saya juga sudah menghubungi pihak mrntari dan meminta pemblokan sms dari 9400 ke hp saya,dari pihak mentari saya di konfirmasi bahwa tertanggal 7/7/2007 mentari sudah memblok sms dari 9400,tapi sampai hari ini tgl 9/7/2007 saya masih mendapat sms dari 9400 dengan info yang sama,sungguh saya sangat tidak mengerti,apakah ini termasuk sebuah penipuan....?saya mohon media indonesia membantu menyampaikan keluhan saya ini kepada YLKI dan juga pihak yang berwenang yang mengurusi masalah telekomunikasi di indonesia.terima kasih.
Saran Anda | Senin, 09 Juli 2007
Selamat Siang
Bagaimana cara pemasangan iklan lelang pengadaan di Media Indonesia?
Terima Kasih
Tanggapan kami
Materi iklan dpt diemail ke lelangmediaindonesia@yahoo.co.id/ benny_setia@mediaindonesia.co.id dengan mencantumkan no. telepon contact person yang dapat dihubungi. Biaya iklan lelang: Rp. 5.271/mmk. Min. pemasangan 2 klm x 100 mm. Setelah email kami terima tim kami akan menghubungi Anda segera untuk konfirmasi ukuran dan biaya. Untuk konfirmasi iklan lelang silahkan hubungi Ibu Elsa/ Pak Hendra/ Ibu Puji no.(021) 5823224/ 5821348/ 58301904.