Connect with us

Travel

Wisata Sejarah Candi Ratu Boko Yogyakarta – Media-Indonesia.com

Published

on

Wisata Sejarah Candi Ratu Boko Yogyakarta - Media-Indonesia.com
Use your ← → (arrow) keys to browse

Media-Indonesia.com, Candi Ratu Boko Yogyakarta – Tidak cuma wisata alam, di Kota Yogyakarta kamu dapat menciptakan barisan wisata sejarah berbentuk candi, salah satunya ialah Candi Ratu Boko Yogyakarta. Candi ini diketahui pula dengan julukan situs Ratu Boko ataupun Istana Ratu Boko.

Sejarah Pada Candi Ratu Boko

Di kutip dalam laman Zona Media Candi ini diucap pula dengan julukan Istana Ratu Boko karena bagi legendanya, situs ini merupakan kastel dari Ratu Boko yang ialah papa dari Roro Jonggrang. Bagi sejarahnya, situs itu dibentuk dekat era ke- 8 oleh seseorang berkeyakinan Budha bernama Wangsa Syailendra.

Tetapi situs Candi Ratu Boko Yogyakarta omo setelah itu didapat ganti oleh raja- raja dari Mataram Hindu. Pancaroba kewenangan itu membuat gedung istana ini dipengaruhi oleh Buddhisme dan Hinduisme.

Di candi ini ditemui pula prasasti Abhayagiriwihara yang berangka tahun 792 Meter. Bagi prasasti ini, Istana Ratu Boko jadi tempat Rakai Panangkaran mengundurkan diri dari raja Mataram.

Advertisement

Perbaikan situs ini sendiri dicoba semenjak tahun 1938 kemudian pada era kolonialisme. Kemudian dilanjutkan kembali semenjak tahun 1952 oleh penguasa Indonesia sehabis merdeka. Saat ini kamu dapat memandang Istana Ratu Boko yang berdiri di atas tanah besar, dan terdiri atas sebagian gedung.

Arsitektur situs Ratu Boko

Candi Ratu Boko Yogyakarta terdiri atas 2 gapura ialah gapura dalam dan gapura luar, yang terdapat pada bagian sisi barat. Gapura bagian luarnya memiliki dimensi yang jauh lebih kecil dan disusun dengan gerbang paduraksa. Masuk Ke dalam gapura, kamu akan mendapati lingkungan gedung batu kapur dan batu putih yang menyamai candi.

Lingkungan itu terletak di bagian timur laut dan bagian atasnya telah lenyap. Terus menjadi ke dalam, lingkungan Istana Ratu Boko mempunyai candi pembakaran dan sumber bersih. Dikenal candi pembakaran sebab di situ sempat ditemui abu sisa pembakaran. Candi pembakaran ini dibuat dari batu andesit dan terletak di bagian depan.

Dari Candi Pembakaran, para wisatawan dapat dengan gampang memandang ke arah sumber bersih. Sumber bersih yang terdapat lingkungan Candi Ratu Boko mempunyai daya sampai 2 m pada masa gersang. Umumnya sumber itu digunakan buat seremoni keimanan untuk warga setempat yang dilangsungkan di Candi Pembakaran, kutip Messages Love.

Pementasan Tari Sumunaring Abhayagiri

Wisata sejarah, Dikala bertamu ke Candi Prambanan, umumnya para turis akan disuguhi pergelaran sendratari Ramayana. Kamu juga akan disuguhi pergelaran tari bila bertamu ke Istana Ratu Boko. Di mari menawarkan pementasan tari Sumunaring Abhayagiri yang dilangsungkan di gapura penting candi.

Advertisement

Sebab dicoba di gapura penting, wisatawan dapat memandang kerangka megahnya candi yang sedemikian itu mempesona dan seakan memenuhi gaya tari yang disajikan.

Tari Sumunaring Abhayagiri sendiri menggambarkan hal kehidupan keluarga kerajaan, sekalian bermacam aktivitas yang dicoba oleh warga setempat. Panggung ini biasanya dicoba cuma satu tahun sekali pada bulan Juni.

Pemandangan Alam Candi

Media Info Berita, Kala mendatangi Candi Ratu Boko, kamu tidak cuma disuguhi narasi asal usul yang menarik buat disimak. Tetapi pemandangan alam di dekat lingkungan candi ini pula akan memanjakan mata.

situs Ratu Boko terletak di atas busut yang memiliki ketinggian menggapai 200 m di atas dataran laut. Alhasil area ini kerap dijadikan selaku tempat buat menikmati sunset.

Buat menarik turis, di area situs Ratu Boko dilengkapi dengan bermacam sarana yang bisa memanjakan para wisatawan. Semacam gazebo, restoran, mushola, gerai cenderamata, kamar kecil bersih, sampai kediaman data. Alhasil kamu dapat menikmati seluruh pesona dari situs memiliki itu dengan lebih aman. Terpikat buat bertamu ke mari?

Advertisement

Use your ← → (arrow) keys to browse
Continue Reading
Advertisement
Exit mobile version